Saturday, 29 August 2009


KEBIJAKAN MONETER

Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, "margin requirement", kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.

Kebijakan moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Sentral atau Otoritas Moneter berusaha mengatur keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan/distribusi barang.Kebijakan moneter dilakukan antara lain dengan salah satu namun tidak terbatas pada instrumen sebagai berikut yaitu suku bunga, giro wajib minimum, intervensi dipasar valuta asing dan sebagai tempat terakhir bagi bank-bank untuk meminjam uang apabila mengalami kesulitan likuiditas.

Definisi/Pengertian Kebijakan Moneter Dan Kebijakan Fiskal, Instrumen Serta Penjelasannya

A. Arti Definisi / Pengertian Kebijakan Moneter (Monetary Policy)

Kebijakan Moneter adalah suatu usaha dalam mengendalikan keadaan ekonomi makro agar dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan melalui pengaturan jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. Usaha tersebut dilakukan agar terjadi kestabilan harga dan inflasi serta terjadinya peningkatan output keseimbangan.

Pengaturan jumlah uang yang beredar pada masyarakat diatur dengan cara menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar. Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :

1. Kebijakan Moneter Ekspansif / Monetary Expansive Policy adalah : Suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang yang edar

2. Kebijakan Moneter Kontraktif / Monetary Contractive Policy adalah : Suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang edar. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat (tight money policu)

Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain :

1. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation)

Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah ang beredar, pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. Namun, bila ingin jumlah uang yang beredar berkurang, maka pemerintah akan menjual surat berharga pemerintah kepada masyarakat. Surat berharga pemerintah antara lain diantaranya adalah SBI atau singkatan dari Sertifikat Bank Indonesia dan SBPU atau singkatan atas Surat Berharga Pasar Uang.

2. Fasilitas Diskonto (Discount Rate)

Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum terkadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. Untuk membuat jumlah uang bertambah, pemerintah menurunkan tingkat bunga bank sentral, serta sebaliknya menaikkan tingkat bunga demi membuat uang yang beredar berkurang.

3. Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio)

Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. Untuk menambah jumlah uang, pemerintah menurunkan rasio cadangan wajib. Untuk menurunkan jumlah uang beredar, pemerintah menaikkan rasio.

4. Himbauan Moral (Moral Persuasion)

Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi. Contohnya seperti menghimbau perbankan pemberi kredit untuk berhati-hati dalam mengeluarkan kredit untuk mengurangi jumlah uang beredar dan menghimbau agar bank meminjam uang lebih ke bank sentral untuk memperbanyak jumlah uang beredar pada perekonomian.

B. Arti Definisi / Pengertian Kebijakan Fiskal (Fiscal Policy)

Kebijakan Fiskal adalah suatu kebijakan ekonomi dalam rangka mengarahkan kondisi perekonomian untuk menjadi lebih baik dengan jalan mengubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Kebijakan ini mirip dengan kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar, namun kebijakan fiskal lebih mekankan pada pengaturan pendapatan dan belanja pemerintah.

Instrumen kebijakan fiskal adalah penerimaan dan pengeluaran pemerintah yang berhubungan erat dengan pajak. Dari sisi pajak jelas jika mengubah tarif pajak yang berlaku akan berpengaruh pada ekonomi. Jika pajak diturunkan maka kemampuan daya beli masyarakat akan meningkat dan industri akan dapat meningkatkan jumlah output. Dan sebaliknya kenaikan pajak akan menurunkan daya beli masyarakat serta menurunkan output industri secara umum.

Kebijakan Anggaran / Politik Anggaran :

1. Anggaran Defisit (Defisit Budget) / Kebijakan Fiskal Ekspansif

Anggaran defisit adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pengeluaran lebih besar dari pemasukan negara guna memberi stimulus pada perekonomian. Umumnya sangat baik digunakan jika keaadaan ekonomi sedang resesif.

2. Anggaran Surplus (Surplus Budget) / Kebijakan Fiskal Kontraktif

Anggaran surplus adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pemasukannya lebih besar daripada pengeluarannya. Baiknya politik anggaran surplus dilaksanakan ketika perekonomian pada kondisi yang ekspansi yang mulai memanas (overheating) untuk menurunkan tekanan permintaan.

3. Anggaran Berimbang (Balanced Budget)

Anggaran berimbang terjadi ketika pemerintah menetapkan pengeluaran sama besar dengan pemasukan. Tujuan politik anggaran berimbang yakni terjadinya kepastian anggaran serta meningkatkan disiplin.

Arahkan Kebijakan Moneter Cegah Perlambatan Ekonomi

Pontianak,- Krisis ekonomi dan moneter yang bisa mengancam ditengah gejolak ekonomi global dan melambungnya harga minyak dunia, perlu mendapatkan perhatian serius. Ada beberapa hal penting yang harus menjadi pelajaran bagi pembuat kebijakan ekonomi di Indonesia.

“Guna memperkuat fundamental ekonomi nasional sehingga dampak dari krisis global minimal bisa ditanggulangi, Maka kebijakan moneter Indonesia perlu diarahkan pada pencegahan perlambatan pertumbuhan ekonomi, “ kata pengamat ekonomi Anwar Azazi, SE,DEA dari Universitas Tanjungpura kepada Pontianak Post, kemarin.

Dituturkan, kita mendengar bahwa suku bunga akan diturunkan. Jika benar, maka pemerintah harus terlebih dulu memangkas tingginya laju inflasi di dalam negeri dalam negeri. Itu berarti kontra produktif terhadap perekonomian nasional. Menurunkan suku bunga ketika laju inflasi tinggi akan membahayakan kestabilan moneter. Oleh karena tekanan inflasi global yang diindikasikan dengan merangkaknya harga komoditas pangan di pasar internasional, maka ini berarti bahwa inflasi lebih banyak bersumber dari sisi penawaran (supply side), bukan demand side. Dalam kondisi demikian, tukas Anwar, tekanan inflasi menjadi kurang efektif jika diperangi dari pendekatan moneter, yakni melalui kenaikan suku bunga.

“Ini mengingat, inflasi bukan semata-mata bersumber dari persoalan moneter. Perlu adanya koordinasi dan sinkronisasi yang baik antara kebijakan moneter dan fiskal, misalnya melalui paket kebijakan ekonomi, “ jelas Anwar yang kini mengetuai Management Center FE Untan.

Kebijakan fiskal, menurut Anwar, berkenaan dengan penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Tingginya harga minyak akan menekan APBN, karena melonjaknya beban subsidi BBM yang harus ditanggung pemerintah dan berakibat defisit APBN. Padahal 80% subsidi BBM yang ditujukan untuk masyarakat miskin malah dinikmati oleh golongan masyarakat kaya.

“Untuk mengurangi beban APBN sudah selayaknya pemerintah mencabut subsidi BBM dan dananya dialihkan membantu masyarakat di bidang kesehatan atau pendidikan, atau dalam bentuk peningkatan bantuan dana tunai dan raskin. Disamping itu ketergantungan dana dari pihak asing (pinjaman) supaya dikurangi dengan cara mengembangkan instrumen keuangan sebagai alternatif investasi bagi investor,” kata Anwar.

Namun demikian, Kandidat Doktor bidang manajemen di Ecole SupĂ©rieure des Affaires (ESA), Universitas Grenoble II, Grenoble Perancis ini mengingatkan, pencabutan subsidi BBM harus berdasarkan timing yang tepat. Dengan melonjaknya harga hampir semua barang kebutuhan pokok dan komoditas lainnya, maka menaikkan harga BBM dengan mencabut subsidi BBM saat ini hanya akan menciptakan masalah baru baik ekonomi, social dan politik. “Kondisinya jauh berbeda ketika harga minyak dinaikkan pada tahun 2005 yang lalu, dimana kondisi ekonomi global masih baik,” jelasnya.

Lantas bagaimana dengan sektor riil? Menurut Anwar, Pembenahan sektor riil merupakan hal yang tidak bisa ditunda-tunda lagi. Bukan hanya untuk meningkatkan output agregat dalam rangka mencapai target pertumbuhan ekonomi dan mengurangi ketergantungan impor, namun juga untuk penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan pendapatan masyarakat.



“Indonesian Regional Economic Forum (IREF) yang akan diselenggarakan pada pertengahan Mei 2008 seharusnya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Pemda Tingkat I dan II untuk mempromosikan dan menarik lebih banyak investor asing guna memajukan sektor riil di daerahnya masing-masing,” kata pria murah senyum ini.

Terakhir, tandasnya, Pemerintah perlu meningkatkan partisipasi masyarakat dengan mendorong dan mengembangkan serta memberikan akses yang luas ke berbagai bidang usaha termasuk kemudahan memperoleh modal usaha, ketrampilan manajemen, penggunaan teknologi kreatif, penyediaan informasi pasar yang up-to-date kepada Usaha Kecil dan Menengah(UKM) sehingga UKM dapat meningkatkan produksi dan memasarkan hasilproduksinya. “Sektor UKM terbukti mampu bertahan dari terpaan badai krisis moneter 1997 dan berpotensi menjadi penopang fundamental ekonomi nasional sehingga dampak krisis global dapat diminimalkan,” pungkasnya. (krl)


No comments:

Post a Comment

Terimakasih ya sarannya.Semoga berguna bagi saya dan semua.

CARA PENULISAN LATAR BELAKANG MASALAH DALAM KARYA ILMIAH

CARA PENULISAN LATAR BELAKANG MASALAH DALAM KARYA ILMIAH


Latar belakang masalah merupakan uraian hal-hal yang menyebabkan perlunya dilakukan penelitian terhadap sesuatu masalah atau problematika yang muncul dapat ditulis dalam bentuk uraian paparan,atau poin-poinnya saja. Pada bagian ini dikemukakan :
1. Pentingnya masalah masalah yang akan dibahas.
2. Telaah pustaka yang telah ada tentang teknologi yang berhubungan dengan masalah yang dibahas.
3. Manfaat praktis hasil bahasan.
4. Perumusan masalah pokok yang dibahas secara eksplisit. Biasakan perumusan masalah dalam bentuk pertanyaan .
Dalam bagian latar belakang ini diharapkan penulis menuliskan sebab-sebab ia memilih judul atas permasalahan tersebut.Alasan-alasan yang dapat dikemukakan antara lain:
a. Pentingnya masalah tersebut diteliti karena akan membantu pelaksanaan kerja yang lebih efektif misalnya,atau akan dicari pemecahannya karena berbahaya apabila tidak.Jadi pentingnya diadakan penelitian.
b. Menarik minat peneliti karena dari pengalamannya peneliti mendapatkan gambaran bahwa hal itu sangat menarik.
c. Sepanjang sepengetahuan peneliti belum ada orang yang meneliti masalah tersebut.
Latar belakang masalah menguraikan alasan-alasan mengapa masalah dan/atau pertanyaan penelitian serta tujuan penelitian menjadi fokus penelitian. Dalam latar belakang masalah secara tersurat harus jelas subtansi permasalahan (akar permasalahan) yang dikaji dalam penelitian atau hal yang menimbulkan pertanyaan penelitian, yang akan dilakukan untuk menyiapkan skripsi. Secara operasional permasalahan penelitian yang dimaksud harus gayut (relevan) dengan rumusan masalah dan/atau pertanyaan penelitian yang diajukan. Pokok isi uraian latar belakang masalah hendaknya mampu meyakinkan pihak lain, terutama pembimbing dan penguji.
Dengan kata lain, unsur yang perlu diketengahkan dalam latar belakang masalah penelitian sekurang-kurangnya memuat hal-hal berikut:
1) penjelasan dan/atau alasan mengapa masalah dan/atau pertanyaan penelitian yang diteliti itu penting dan menarik untuk diteliti.
2) beberapa bukti bahwa masalah yang diajukan belum ada jawaban atau pemecahan yang memuaskan. Harus dijelaskan bahwa masalah yang diajukan/diteliti belum pernah diteliti oleh siapapun, dan jika ini merupakan penelitian ulang (replikasi) harus dijelaskan alasannya mengapa hal itu dilakukan.
3) Kedudukan masalah yang diteliti dalan konteks permasalahan yang lebih luas dengan memperhatikan perkembangan bidang yang dikaji.

Dalam hal ini para penulis sebaiknya menyadari bahwa pemilihan masalah harus didasarkan atas minat dan penghayatan sendiri.
Alasan pemilihan masalah yang paling tepat adalah adanya kesenjangan antara apa yang diharapkan dengan apa yang terjadi.Menurut Prof.Dr. Winarno memilih masalah adalah mendalami masalah itu,sehingga harus dilakukan secara lebih sestematis dan intensif.
Selanjutnya oleh Dr.Winarno dikatakan bahwa setelah studi eksploratoris ini penulis menjadi jelas terhadap masalah yang dihadapi,dari aspek historis,hubungannya dengan ilmu yang lebih luas,situasi dewasa ini dan kemungkinan-kemungkinan yang akan datang dan lain-lainnya.
1. Mengetahui dengan pasti apa yang akan diteliti.
2. Tahu dimana/kepada siapa informasi dapat diperoleh.
3. Tahu bagaimana cara memperoleh data atau informasi.
4. Dapat menentukan cara yang tepat untuk menganalisis data.
5. Tahu bagaimana harus mengambil kesimpulan serta memanfaatkan hasil

Koneksi Internet Dengan Modem Handphone Hape sebagai modem untuk melakukan koneksi internet merupakan cara paling sederhana yang layak dilakukan bagi generasi yang serba kebelet, misalnya sekedar untuk ber YM ria lewat pc, atau membuka email dari rekan bukan kebelet merayu cewek lho?. Tapi bagi professional surfer saya kira kurang puas, kecuali bisa melakukan tweak juga pendongrak koneksi internet. Berikut settingan beberapa profider mulai gsm dan cdma, kalo ada yang kurang silahkan di tambahi. Persiapan: A.Peralatan yang di perlukan: 1. Sebuah HP yang support GPRS, dan sudah bisa koneksi dengan GPRS. 2. Kartu telepon / sim card. 3. Personal computer boleh juga laptop. 4. Perangkat koneksi, dari HP ke PC. Boleh pakai kabel data, Bluetooth, atau IrDA (Infrared Data Adapter). Berikut dengan drivernya yang sudah diinstall. Pokoknya sudah bisa kirim-kiriman antara PC dan HP. 5. Tancapkan hanphone yang sudah aktif gprsnya (pastikan kondisi on) dengan kabel data ke usb komputer anda. Bila file driver telah ada di komputer maka secara otomatis akan mendeteksi dengan sendiri. bila tidak lakukan penginstalan driver secara manual. B.Setting Modem Start >> control panel >> Phone and Modem Options>> akan muncul daftar modem yang udah terdeteksi oleh komputer beserta portnya bisa com2, com7 dst. Bila sudah ada berarti terdeteksi bila belum bisa di pastikan salah satu setingan belum lengkap, periksa kabel data dan hidupkan hanphone anda. Untuk memastikan koneksi antara pc dengan hanphone secara manual, silahkan sorot nama modem anda lalu pilih properties, di tab general akan tertera nama modem hape anda, lalau pilih diagnostics lalu query modem, bila tertera success berarti komunikasi oke. Silahkan lihat bagian tab advanced, lalu di bagian extra setting masukkan kode dibawah ini: – lalu ok. Kode extra setting AT+CGDCONT=1,”IP”, “Acsess poin name operator” Sebagai catatan: Acsess poin name merupakan variable yang senantiasa bisa berubah, kita sesuaikan dengan kartu hanphone yang kita pakai. Contoh: anda memakai kartu im3 sebagai kartu hanphone yang anda gunakan sebagai modem handphone, maka settingannya kan jadi sebagai berikut: AT+CGDCONT=1,”IP”,”www.indosat-im3.net” Berikut settingan kode untuk masing masing operator: AT+CGDCONT=1,”IP”,”www.indosat-im3.net” untuk im3 AT+CGDCONT=1,”IP”,”satelindogprs.com” untuk matrix dan mentari AT+CGDCONT=1,”IP”,”internet” untuk telkomsel AT+CGDCONT=1,”IP”,”xlgprs.net” untuk xl C.Melakukan koneksi / membuat dial up: 1. Buka Control Panel lagi, 2. Pilih Network Connections, 3. New Connection Wizard. 4. Ikuti langkah-langkahnya dengan menekan Next… 5. Untuk Connection Type, pilih Connect to the Internet 6. Getting Ready, pilih Set up my connection manually 7. Internet Connection, pilih Connect using a dial-up modem 8. Pada connection name / isp name isikan nama terserah anda misal konekyuk (sebagai nama koneksi anda) 9. Pada Phone number to dial, isikan *99***1# (lihat daftar di bawah untuk cdma berbeda) 10. Pada dialog pengisian username dan password, sesuaikan dengan setting kartu anda. Jika menggunakan IM3, usernamenya gprs dan passwordnya im3 (lihat daftar di bawah. silahkan di sesuaikan sendiri. Daftar username dan password serta dial number gsm dan cdma: Telkomsel username: wap password: wap123 dial number : *99***1# Mentari username: indosat password: indosat dial number : *99***1# Matrix username: silahkan di kosongi password: silahkan dikosongi dial number : *99***1# Xl username: xlgprs password: proxl dial number : *99***1# Im3 ( yang berdasarkan kb ) username: gprs password: im3 dial number : *99***1# Im3 ( yang berdasarkan waktu/ time base ) username: indosat@durasi password: indosat@durasi dial number : *99***1# Fren username: m8 password: m8 dial number : #777 Telkom Flexy username: telkomnet@flexy password: telkom dial number : #777 Starone username: starone password: indosat dial number : #777 Catatan : angka 1 di dalam setingan dial number silahkan disesuaikan dengan banyaknya koneksi internet yang ada di komputer anda. contoh anda memiliki 2 macam koneksi internet dari pc anda maka dial number bisa diisi: *99***2# dst. Untuk kartu IM3, fasilitas GPRS-nya otomatis aktif saat kartunya diaktifkan. Untuk Simpati dan lain-lain masih perlu register dulu, dan untuk nomor lain bisa menghubungi customer service untuk informasi aktivitas GPRS. Saya buat tutorialnya setting gprs ini. Selamat berinternet dengan aman jangan lupa pakek kondom antivirus, Senantiasa hemat pengeluaran anda dan dapatkan hasil yang maksimal, he..he. Semoga tutorial ini bermanfaat. Didukung juga oleh www.downloadvideo3gp.com, sumber:( http://syaifudinzuhri.com/koneksi-internet/koneksi-internet-dengan-modem-handphone.html )

Essential Health Tips

10 Essential Health Tips (The Basics to Practice Every Day) Click here to tell a friend! "He who has health has hope, and he who has hope has everything." -Arabian Proverb 1. Move More Make it a daily challenge to find ways to move your body. Climb stairs if given a choice between that and escalators or elevators. Walk your dog; chase your kids; toss balls with friends, mow the lawn. Anything that moves your limbs is not only a fitness tool, it's a stress buster. Think 'move' in small increments of time. It doesn't have to be an hour in the gym or a 45-minute aerobic dance class or tai chi or kickboxing. But that's great when you're up to it. Meanwhile, move more. Thought for the day: Cha, Cha, Cha…. Then do it! 2. Cut Fat Avoid the obvious such as fried foods, burgers and other fatty meats (i.e. pork, bacon, ham, salami, ribs and sausage). Dairy products such as cheese, cottage cheese, milk and cream should be eaten in low fat versions. Nuts and sandwich meats, mayonnaise, margarine, butter and sauces should be eaten in limited amounts. Most are available in lower fat versions such as substitute butter, fat free cheeses and mayonnaise. Thought for the day: Lean, mean, fat-burning machine…. Then be one! 3. Quit Smoking The jury is definitely in on this verdict. Ever since 1960 when the Surgeon General announced that smoking was harmful to your health, Americans have been reducing their use of tobacco products that kill. Just recently, we've seen a surge in smoking in adolescents and teens. Could it be the Hollywood influence? It seems the stars in every movie of late smoke cigarettes. Beware. Warn your children of the false romance or 'tough guy' stance of Hollywood smokers. Thought for the day: Give up just one cigarette…. the next one. 4. Reduce Stress Easier said than done, stress busters come in many forms. Some techniques recommended by experts are to think positive thoughts. Spend 30 minutes a day doing something you like. (i.e.,Soak in a hot tub; walk on the beach or in a park; read a good book; visit a friend; play with your dog; listen to soothing music; watch a funny movie. Get a massage, a facial or a haircut. Meditate. Count to ten before losing your temper or getting aggravated. Avoid difficult people when possible. Thought for the day: When seeing red, think pink clouds….then float on them. 5. Protect Yourself from Pollution If you can't live in a smog-free environment, at least avoid smoke-filled rooms, high traffic areas, breathing in highway fumes and exercising near busy thoroughfares. Exercise outside when the smog rating is low. Exercise indoors in air conditioning when air quality is good. Plant lots of shrubbery in your yard. It's a good pollution and dirt from the street deterrent. Thought for the day: 'Smoke gets in your eyes'…and your mouth, and your nose and your lungs as do pollutants….hum the tune daily. 6. Wear Your Seat Belt Statistics show that seat belts add to longevity and help alleviate potential injuries in car crashes. Thought for the day: Buckle down and buckle up. 7. Floss Your Teeth Recent studies make a direct connection between longevity and teeth flossing. Nobody knows exactly why. Perhaps it's because people who floss tend to be more health conscious than people who don't? Thought for the day: Floss and be your body's boss. 8. Avoid Excessive Drinking While recent studies show a glass of wine or one drink a day (two for men) can help protect against heart disease, more than that can cause other health problems such as liver and kidney disease and cancer. Thought for the day: A jug of wine should last a long time. 9. Keep a Positive Mental Outlook There's a definitive connection between living well and healthfully and having a cheerful outlook on life. Thought for the day: You can't be unhappy when you're smiling or singing. 10. Choose Your Parents Well The link between genetics and health is a powerful one. But just because one or both of your parents died young in ill health doesn't mean you cannot counteract the genetic pool handed you. Thought for the day: Follow these basic tips for healthy living and you can better control your own destiny. (http://www.health-fitness-tips.com/features/10-essential-health-tips.htm)